RESEP LEMA KHAS BENGKULU
Resep dan Cara Membuat Lema Khas Bengkulu
Lema adalah salah satu makanan khas Bengkulu yang terbuat dari fermentasi batang rebung (bambu muda) yang dicampur dengan ikan air tawar. Makanan ini memiliki aroma khas yang kuat dan rasa yang unik, mirip dengan tempoyak atau bekasam yang berasal dari daerah lain di Sumatra.
Dalam artikel ini, saya akan membagikan resep dan cara membuat lema khas Bengkulu secara lengkap. Resep ini mencakup bahan, langkah-langkah pembuatan, serta tips agar hasilnya lezat dan tahan lama.
I. Mengenal Lema, Makanan Tradisional Bengkulu
Lema adalah salah satu kuliner tradisional yang masih lestari di Bengkulu. Makanan ini sering dikonsumsi oleh masyarakat suku Rejang dan suku Serawai yang memang banyak tersebar di Bengkulu.
Makanan ini dibuat dengan cara fermentasi, yaitu proses pengawetan makanan secara alami yang membuatnya memiliki cita rasa asam dan aroma yang khas. Lema biasanya dikonsumsi dengan nasi hangat dan sambal, atau diolah lebih lanjut menjadi masakan tumis atau goreng.
A. Asal-usul Lema
Makanan ini sudah ada sejak zaman dahulu dan diwariskan secara turun-temurun. Proses fermentasi lema mirip dengan cara pembuatan bekasam di Palembang atau tempoyak yang dibuat dari durian yang difermentasi.
Lema biasanya dibuat menggunakan ikan mujair, ikan mas, atau ikan air tawar lainnya yang mudah ditemukan di daerah Bengkulu.
II. Bahan-bahan Membuat Lema
Untuk membuat lema khas Bengkulu, berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan:
Bahan Utama:
- Rebung muda – 1 kg, dicincang halus
- Ikan air tawar – 250 gram (ikan mujair, ikan mas, atau ikan sejenisnya)
- Garam – 2 sdm
- Cabe rawit – 5-10 buah (opsional, untuk rasa pedas)
Peralatan yang Diperlukan:
- Wadah kedap udara (stoples atau plastik khusus fermentasi)
- Pisau dan talenan
- Sendok atau tangan bersih untuk mencampur bahan
- Kain bersih untuk menutupi wadah
III. Cara Membuat Lema Bengkulu
1. Menyiapkan Rebung
- Pilih rebung muda agar hasilnya tidak terlalu keras atau pahit.
- Cincang rebung dengan ukuran kecil agar proses fermentasi lebih cepat.
- Cuci rebung hingga bersih, lalu tiriskan.
2. Menyiapkan Ikan
- Gunakan ikan segar agar rasa lema lebih enak.
- Bersihkan ikan dari sisik dan isi perutnya.
- Potong ikan menjadi bagian kecil agar lebih mudah bercampur dengan rebung.
3. Mencampur Bahan
- Dalam wadah bersih, campurkan rebung yang sudah dicincang dengan ikan yang telah dipotong kecil.
- Tambahkan garam dan cabe rawit (jika ingin rasa pedas).
- Aduk semua bahan hingga merata.
4. Proses Fermentasi
- Masukkan campuran tersebut ke dalam wadah kedap udara.
- Tekan-tekan agar tidak ada udara berlebih yang masuk.
- Tutup wadah dengan rapat dan simpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.
5. Masa Fermentasi
- Diamkan lema selama 3-7 hari agar proses fermentasi berjalan dengan baik.
- Setiap hari, buka wadah sebentar untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi, lalu tutup kembali.
6. Lema Siap Dikonsumsi
- Setelah 7 hari, lema sudah siap dikonsumsi.
- Bisa dimakan langsung dengan nasi atau diolah kembali menjadi tumisan atau lauk pendamping.
IV. Tips Agar Lema Lebih Enak dan Awet
- Gunakan rebung segar agar hasil fermentasi tidak terlalu pahit.
- Pastikan ikan yang digunakan segar agar rasa lema lebih gurih dan tidak bau busuk.
- Fermentasi minimal 3 hari untuk mendapatkan rasa asam yang pas. Semakin lama fermentasi, rasanya akan semakin kuat.
- Simpan di tempat sejuk agar fermentasi berjalan dengan baik dan tidak cepat basi.
- Jangan terlalu banyak menambahkan garam karena bisa menghambat fermentasi alami.
V. Cara Mengolah Lema Setelah Fermentasi
Lema yang sudah difermentasi bisa dikonsumsi langsung atau dimasak terlebih dahulu. Berikut beberapa cara memasak lema agar lebih nikmat:
1. Lema Tumis Pedas
Bahan:
- 1 porsi lema fermentasi
- 3 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih (cincang)
- 5 buah cabe merah (iris tipis)
- Minyak goreng secukupnya
Cara memasak:
- Panaskan sedikit minyak di wajan.
- Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabe hingga harum.
- Masukkan lema dan aduk rata.
- Masak selama 5 menit hingga matang.
- Sajikan dengan nasi hangat.
2. Lema Goreng Garing
Bahan:
- 1 porsi lema fermentasi
- Minyak goreng secukupnya
Cara memasak:
- Panaskan minyak dalam wajan.
- Goreng lema hingga kering dan berwarna keemasan.
- Angkat dan tiriskan.
- Sajikan sebagai lauk atau camilan.
3. Lema Campur Santan
Bahan:
- 1 porsi lema
- 200 ml santan kental
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai (geprek)
Cara memasak:
- Rebus santan dengan daun salam dan serai.
- Masukkan lema dan aduk perlahan.
- Masak hingga santan mengental.
- Sajikan dengan nasi hangat.
VI. Manfaat Mengonsumsi Lema
Lema tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan, antara lain:
- Mengandung probiotik alami yang baik untuk pencernaan.
- Sumber protein dari ikan yang bermanfaat untuk tubuh.
- Meningkatkan nafsu makan karena rasanya yang khas dan unik.
- Membantu mengawetkan makanan secara alami tanpa bahan pengawet buatan.
VII. Kesimpulan
Lema khas Bengkulu adalah makanan fermentasi tradisional yang memiliki cita rasa unik dan khas. Dengan bahan utama rebung dan ikan air tawar, lema menjadi salah satu makanan khas yang masih bertahan hingga sekarang.
Proses pembuatan lema cukup sederhana, tetapi membutuhkan ketelatenan dalam proses fermentasi. Setelah jadi, lema bisa dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai masakan lezat seperti tumis, goreng, atau dicampur dengan santan.
Jika Anda ingin mencoba membuat makanan khas Bengkulu ini, pastikan menggunakan bahan berkualitas agar hasilnya maksimal. Selamat mencoba!
Posting Komentar untuk "RESEP LEMA KHAS BENGKULU"